Mengingati Kematian dalam Kehidupan

Published Juli 11, 2012 by ANA BUDI WINATA

Setinggi apapun pangkat, jabatan, kedudukan dan gelar yang disandang. Sebanyak apapun harta benda yang ditimbun, apabila sudah sampai saatnya, masanya, takdir dan suratan-Nya. Malaikat Izrail pasti! Datang menghampiri untuk mengakhiri episod kehidupan kita di dunia ini.

Jenazah dimandikan, dikafankan kain serba putih, kemudian disembayangkan, diusung menuju tanah perkuburan dan akhirnya dimasukkan ke liang lahat.

Demikianlah babak terakhir perjalanan kehidupan manusia. Pernahkah kita menginsafi hakikat itu dan pernahkah kita membayangkan diri kita sendiri yang diusung sebagai jenazah itu ? dengan diiringi isak tangis kehilangan orang – orang tercinta kita semasa masih hidup dan bernafas. Masih mampukah kita meninggalkan pesan atau salam kita dikala jasad sudah diusung dan ditimbun tanah perkuburan. . . . .?
Ingatlah Peringatan Allah, ” SETIAP YANG BERNYAWA PASTI MERASAI MATI. KAMI MENGUJI KAMU DENGAN KEBURUKAN DAN KEBAIKAN SEBAGAI DUGAAN YANG SEBENAR – BENARNYA. DAN HANYA KEPADA KAMILAH KAMU DIKEMBALIKAN.” (maksud Surah Al-Anbiya ayat 35).
Firman Allah itu perlu kita ingat sepanjang nafas dan denyut nadi kehidupan kita, kita sematkan di pikiran kita supaya selalu mengingati akan datangnya kematian pada diri kita.

Alam kubur atau alam barzakh adalah taman dari taman – taman syurga atau bisa menjadi jurang dari jurang neraka. Seandainya amalan yang mendapat atau meraih pahala yang kita bawa. Artinya kita berada dalam taman syurga meskipun masih di tahap alam barzakh. Itulah anugrah dari Allah kepada orang – orang yang beriman, bertakwa dan aktif dalam amal soleh. Sebaliknya jika sejarah hitam yang kita bawa dan penuh dosa, mungkar kita akan berhadapan dengan jurang neraka.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: